Minggu, 29 April 2012

Fashion Baju Limited Edition

PERMAINAN warna model baju yang cerah, teknik jahit lipit fashion terbaru, dan taburan payet serta batu untuk koleksi fashion adalah tawaran para perancang senior dari divisi privat Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia, di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (24/1).
DIVISI privat yang dimaksud di sini adalah bagian dari organisasi ini yang para perancang anggotanya menyediakan jasa pembuatan fashion baju yang dibuat secara khusus untuk satu per satu pelanggan.

"Selama ini, perancang Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) hanya dikenal sebagai perancang model fashion dan pengusaha baju fashion siap pakai. Kenyataannya, mereka sering menerima pesanan untuk pemakaian pribadi. Daripada tidak ada wadahnya, lebih baik APPMI membuka satu divisi," jelas Musa Widyatmodjo, Ketua APPMI, dalam pidato pembukaan pergelaran koleksi baju tersebut.

Dengan diresmikannya divisi ini, maka APPMI memiliki empat divisi, yakni divisi busana muslim, divisi siap pakai, divisi ekspor, dan divisi privat. "Semua model baju di divisi privat memakai bahan baju fashion yang berkualitas dan rancangan trend fashion yang prima. Semua baju terbaru dikerjakan hanya berdasarkan pesanan fashion terbaru saja. Kami tidak membuat pola model fashion dan seluruh fashion baju diukur langsung ke tubuh fashion model," kata Musa menjelaskan.

Pergelaran baju terbaru yang juga dipakai untuk memasarkan apartemen Bellezza di kawasan Jakarta Selatan itu mengambil tema "Fashion Tendance De Luxe, The Bellezza Lifestyle 2004". Pada kesempatan itu, sembilan perancang APPMI menampilkan karya trend fashion mereka, masing-masing dengan delapan koleksi baju terbaru.

TAMPAK kesembilan perancang koleksi fashion saling adu karya terbaik, namun tidak semua rancangan fashion model yang dipamerkan memiliki daya pakai dan daya jual. Ada rancangan yang lebih merupakan ekspresi daya kreativitas mereka, dan tidak mempertimbangkan kemudahan memakai dan merawat.

Dilihat dari sisi yang positif, apa yang dikerjakan kesembilan perancang ini dengan menampilkan koleksi yang terpisah antara rancangan siap pakai dan rancangan khusus-bila konsisten dilakukan-akan memperkaya pilihan yang bisa diambil penggemar mode di sini. Membuat dua koleksi yang berbeda memerlukan kerja lebih keras dan disiplin baja. Mudah-mudahan pergelaran ini bukan sekadar pergelaran "perkenalan" yang tidak ada kelanjutannya, kesinambungan yang sebetulnya menjadi tuntutan industri mode. (ARN/NMP)

http://www2.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar