Selasa, 01 Mei 2012

Profil Sekolahku

SMKN 1 ROTA Bayat

 Profil SMK Rota:
SMKN 1 ROTA Bayat, yap itulah nama satu-satunya sekolah SMK di Bayat tepatnya di Beluk :D
ROTA singkatan dari Reach Out To Asia. Sekolah ini mempunyai dua sub jurusan yaitu keramk dan tekstil, yap, karena mengembangkan budaya dan potensi potensi terpendam di Pager Jurang dan Jarum.

Sekolah kami memiliki dua jurusan yakni ; TEKSTIL dan KERAMIK.
Tekstil di sekolah kami mengacu pada kebudayaan asli Bangsa Indonesia yakni Batik. Tetapi tidak hanya Batik saja, masih ada yang lainnya antara lain : Tapestri, tenun, menjahit, dan masiiiih banyak yang lainnya yang berhubungan dengan dunia seni tekstil yang pastinya menarik dan istimewa :D
Keramiknya juga gak kalah menarik kok, di keramik kita diajarkan untuk membuat aneka ragam keramik yang unik dan bernilai jual tinggi. Produk2 para anak2 keramik tidak kalah dengan para pedagang keramik profesional lhoh, kalau tidak percaya coba aja lihat karya2 anak2 keramik di Bengkel Keramik di sekolah kami, hehehe :D

Guru? Tentang guru, hmmm....guru2 di sekolah kami masih muda2, cantik2 dan ganteng2, hehehe. iya loh... gak percaya? buktikan aja :p

Sekolah kami juga ada ekstrakulikuler lhoh, di bawah ini ni ekstranya :
  • Pramuka
  • PMR
  • Taekwondo
  • Komputer
  • Karawitan
  • Fashion
  • Bahasa Jepang
menyenangkan bukan?

Hmm, walaupun sekolah kami bisa di bilang masih muda, tapi sekolah kami gak kalah sama sekolah-sekolah lain yang bertaraf internasional, di bawah ini saya akan menceritakan sedikit tentang prestasi-prestasi yang kami capai.... =>

"Buruh batik hanya tahu mendapat upah Rp 10.000. Padahal, dengan 'booming' batik, seharusnya mereka bisa dapat lebih dari itu."
-- Lily Kasoem/Ketua Yayasan Titian
KLATEN, KOMPAS.com — Serombongan perempuan dan laki-laki mengenakan busana paduan dari kain batik dan tenun tangan. Kain batik atau tenun dijadikan rok selutut atau semata kaki, lalu dipadukan dengan selendang batik atau tenun yang digunakan untuk menutup bahu dan disimpul membentuk pita di depan dada. Sungguh unik dan etnik.
Mereka membawa kain batik panjang dengan motif flora karya sendiri yang dibentangkan sambil berlenggak-lenggok di atas panggung. Karya para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 ROTA yang terletak di Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, ini mengingatkan Lily Kasoem akan Kenzo—perancang busana kenamaan asal Jepang—yang tinggal di Paris, Perancis, dan selalu memasukkan ciri khas negaranya pada karya-karyanya.
Menurut pemilik usaha Lily Kasoem Optical ini, anak-anak dari Bayat ini pun bisa menjadi Kenzo-Kenzo di masa depan. Sarana untuk membantu anak- anak dari pelosok Bayat meraih mimpinya ini telah disediakan berupa sekolah yang representatif.
SMKN 1 ROTA, dilihat dari fisik gedungnya, tidak kalah dari sekolah internasional yang ada di kota-kota besar. Ruang kelas berkondisi nyaman dengan banyak jendela besar membuat kelas terang dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Fasilitas pun lengkap.
Sekolah yang membuka dua jurusan ini, yakni tekstil dan keramik, menyediakan dua bengkel kerja. Di bengkel kerja keramik, siswa dapat praktik membuat keramik dengan teknik putaran tegak maupun miring yang menjadi ciri khas Bayat.
Profesor Chitaru Kawasaki, yang bertahun-tahun meneliti teknik putaran miring Bayat karena hanya satu-satunya di dunia ini, siap mendampingi siswa setelah didapuk sebagai guru tamu. Teknik pewarnaan, dekorasi gerabah, dan pembakaran dengan tungku tradisional juga dipelajari siswa di bengkel kerja ini.
Karya siswa yang baru empat bulan belajar membuat gerabah sederhana tampak dipajang di salah satu sudut bengkel kerja. Di bengkel kerja tekstil, para siswa terlihat asyik membuat desain dan gambar. Ada pula yang belajar membatik dengan canting dan malam serta mewarnai.
Mesin jahit dan obras terpasang, menunggu giliran untuk mengantar para siswa belajar memodifikasi kain karya mereka menjadi busana. Contoh karya berupa kain panjang (jarik) dan selendang batik serta contoh busana terpajang di beberapa sudut ruangan. Karya terbaik dipamerkan di galeri komersial.
Bukan tanpa sebab jika SMKN 1 ROTA membuka dua jurusan yang unik ini. Jurusan keramik bahkan satu-satunya di Kabupaten Klaten. Potensi Bayat sebagai pusat perajin batik tulis dan gerabah meyakinkan pihak donor untuk membuka dua jurusan yang sesuai dengan potensi lokal.
"Di Bayat sudah banyak buruh batik dan keramik. Kita tak perlu lagi menambah jumlah mereka. Anak-anak yang bersekolah di SMKN 1 ROTA ini yang nanti akan menggunakan sumber daya manusia yang ada untuk keuntungan masyarakat karena akan memotong jalur tengah atau makelar. Buruh batik hanya tahu mendapat upah Rp 10.000. Padahal, dengan booming batik, seharusnya mereka bisa dapat lebih dari itu," kata Lily, yang juga Ketua Yayasan Titian yang menjadi mitra Reach Out to Asia (ROTA) di Indonesia.
ROTA adalah salah satu divisi dari Qatar Foundation yang dimiliki keluarga Kerajaan Qatar yang khusus mengurusi program di Asia. ROTA akan menggelontorkan 3 juta dolar Amerika Serikat atau kurang lebih Rp 28,5 miliar untuk pembangunan gedung sekolah dan fasilitasnya, mendatangkan guru-guru tamu, serta pengembangan kurikulum hingga tiga tahun ke depan. Setelah itu diharapkan SMKN 1 ROTA dapat mandiri lepas landas mencapai cita-citanya memajukan pendidikan dan kehidupan anak-anak di pelosok Bayat.
Selain memberi bekal keterampilan, siswa-siswi SMKN 1 ROTA dibekali pengetahuan kewirausahaan, bahasa Inggris, dan teknologi informasi agar tidak hanya menjadi jago kandang, melainkan mampu pula bersaing di pasar global. Oleh karena itu, laboratorium bahasa dan komputer dengan fasilitas sangat memadai serta perpustakaan dengan 1.500 judul buku dan koleksi audio visual siap mengantarkan para siswa agar tidak ”kuper” menghadapi pergaulan global.
Dengan berbagai program penunjang ini, siswa diharapkan kelak mampu menghasilkan karya seni batik dan keramik yang artistik dan bernilai ekonomis tinggi. Mereka diharapkan menjadi pencipta, bukan sekadar menjadi tukang. Para siswa pun dengan lugas mengatakan bercita-cita menjadi wirausaha, seperti Indriani Asta (15) yang ingin menjadi pengusaha batik.
Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, yang menghadiri peresmian sekolah ini akhir Desember 2009 lalu berharap, pihak lain melalui program corporate social responsibility (CSR)-nya dapat berlomba melakukan hal serupa untuk memajukan pendidikan anak-anak, khususnya di Jawa Tengah. Pembangunan SMKN 1 ROTA disebutnya contoh bagus kerja sama Pemerintah Kabupaten Klaten, yang menyediakan lahan hampir 3 hektar, dengan ROTA dan Titian.
Direktur ROTA Omnia Nour berharap, SMKN 1 ROTA tidak hanya menjadi sekolah biasa, melainkan pusat unggulan (center of excellence) batik dan keramik dengan dukungan fasilitas yang lengkap dan guru-guru yang kompeten. Pembangunan SMKN 1 ROTA sekaligus ingin menunjukkan bahwa pendidikan adalah hak untuk semua. Anak desa pun tidak kalah dari anak kota jika memiliki akses pendidikan yang sama.

(tuh, hebat gak tuh :D)

Kompetisi tahunan Student Company (SC) Competition 2011 akhirnya dimenangkan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 26 Jakarta. Juara kedua diraih SMAN 1 Bogor, Jawa Barat dan ketiga direbut SMKN 1 ROTA Bayat, Klaten, Jawa Tengah.

Sementara kategori penampilan terbaik didapat SMKN 1 ROTA Bayat Klaten, dan kategori Profil Video Perusahaan Favorit diraih SMKN 26 Jakarta, serta pemenang Business Solution Challenge diperoleh SMKN 8 Jakarta.

Menurut Direktur Prestasi Junior Indonesia (PJI) Robert Gardiner, belum lama ini, lomba tersebut dimaksudkan untuk mengasah kemampuan siswa dalam berwirausaha. Kompetisi yang keempat kalinya ini mengikutsertakan perusahaan siswa (SC) sebanyak 12 sekolah menengah atas (SMA/SMK).

Dalam kompetisi itu, setiap perusahaan siswa bersaing untuk menjual produk mereka kepada pengunjung mal. Selain menjual produk, Robert menambahkan, sejumlah siswa juga mengikuti kompetisi dalam beberapa kategori, yaitu presentasi bisnis, kreativitas seni, tantangan bisnis dan video profil perusahaan.

"Pengalaman ini merupakan pembelajaran wirausaha langsung yang sangat berharga bagi siswa sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri guna meraih cita-citanya", ujar Robert.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Mayapada Internasional, Tbk Haryono Tjahjarijadi, optimistis lomba tersebut dapat membentuk jiwa wirausaha muda Indonesia. Ia pun berharap para peserta bisa menjadi pebisnis sejati yang bertanggungjawab sehingga mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian Indonesia.

Rencananya, pemenang terbaik lomba Student Competition yang bekerjasama dengan American Chamber of Commerce (AmCham) Indonesia dan PT Bank Mayapada Internasional tersebut akan mewakili Indonesia dalam beberapa event internasional. Termasuk, kegiatan Asia Pacific Student Company of the Year Competition pada bulan Januari 2012 mendatang.
berita serupa : http://berita.liputan6.com/read/346201/

(keren kan??)

SEMARANG-Lulusan SMK selalu dipersiapkan untuk bekerja. Tetapi kini selain siap bekerja, mereka juga harus dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dengan berwirausaha. Seperti halnya SMK Negeri 1 ROTA Bayat Klaten yang menyiapkan siswanya untuk mengembangkan sentra batik dan keramik.

Sekolah yang berdiri tahun 2009 atas bantuan gempa dari Pemerintah Qatar melalui Titian Foundation dan bekerja sama dengan Pemkab Klaten ini, dibangun untuk mengangkat sentra kerajinan daerah tersebut. SMK Negeri 1 ROTA Bayat memiliki dua jurusan, yaitu KRIA TEKSTIL dan KRIA KERAMIK.

‘’Memang sengaja hanya dua jurusan, karena fokus yang hendak dikembangkan adalah kerajinan tersebut dan pasti menonjolkan ciri khas tersendiri,’’ ujar guru Kriya Tekstil (Batik), Putri Novianti,Ssn di sela-sela pameran di stan Dinas Pendidikan Provinsi Jateng.

Berbagai kerajinan seperti batik dan keramik yang dipamerkan di ajang JATENG FAIR 2010 mencoba menyuguhkan teknik dan cara membatik atau membuat keramik kepada pengunjung. Ciri khas dari Batik Bayat yang motifnya diciptakan oleh siswa SMK ini adalah gambar binatang dengan pecahan tanah kering sesuai kontur tanah di sana.

Putri menjelaskan, di jurusan Kria Tekstil mengajarkan 60% cara pembuatan batik dan 40% keteknikan lain seperti tenun, rajut, dan jahit. Sementara jurusan Kria Keramik menggunakan teknik putaran miring yang menghasilkan keramik dalam bentuk tipis dengan kualitas yang lebih unggul.

sumber :

(WOW kan??)
 
 




Ines Wardani (16) hanyalah siswa biasa di SMKN 1 ROTA Bayat, bersepeda lebih dari 15 km setiap hari untuk sekolah, tidak mampu melanjutkan pendidikan tahun lalu karena masalah keuangan. Dia punya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui beasiswa Yayasan Titian. Dia telah berubah menjadi seorang siswa yang terkenal di Klaten. Semua orang membicarakan tentang dirinya dan ingin bertemu dengannya sejak Januari 2011 ketika ia diumumkan sebagai salah satu wakil PJI untuk FIE (El Foro Internacional De Forum Emprendedores / Internasional Pengusaha) di Argentina. PJI (Prestasi Junior Indonesia: http://www.prestasijunior.org) adalah sebuah organisasi yang berfokus pada kewirausahaan, bisnis dan pendidikan, yang dikenal sebagai JA (Prestasi Junior) di seluruh dunia.
Acara FIE dipegang oleh JA Worldwide dan tahun ini berlangsung di Cordoba, Argentina dari 09-14 Mei. Ines akan dengan empat siswa dari daerah lain di Indonesia. Ines dilatih selama seminggu di Jakarta sebelum berangkat ke Argentina pada 7 Mei. Ines sangat senang selama mengikuti proses persiapan. Kisah seorang gadis desa di Bayat yang sekarang akan banyak dibicarakan di desa-desa. Diharapkan  Ines akan menjadi inspirasi bagi orang muda lainnya di desa itu, meskipun keterpencilan geografis dan latar belakang keuangan, mereka masih bisa bersinar dan mencapai mimpi mereka jika mereka memiliki keinginan yang kuat.
Ines adalah salah satu dari 257 siswa yang disponsori Yayasan Titian didukung oleh dengan bantuan mitra donornya yakni CLSA, Qatar Foundation. Menjadi yang terbaik saat di SMP tidak menjamin ia bisa melanjutkan ke sekolah tinggi. Tetapi melalui beasiswa yang diberikan Yayasan Titian, dia dapat meneruskan sekolahnya di SMKN 1 ROTA Bayat jurusan Kria Tekstil.

( H E B A T  toh yaa?)

































































Itulah tadi sedikit cerita tentang profil sekolah kami, seru bukan? :).




























































































































Ringkasan KKPI BAAB 1, 2, dan 3

MODUL 1 

MENGOLAH DATA APLIKASI


* Pemindai (bahasa Inggris: scanner) merupakan suatu alat yang digunakan untuk memindai suatu bentuk maupun sifat benda, seperti dokumen, foto, gelombang, suhu dan lain-lain. Hasil pemindaian itu pada umumnya akan ditransformasikan ke dalam komputer sebagai data digital

Terdapat beberapa jenis pemindai bergantung pada kegunaan dan cara kerjanya, antara lain:
Di antara jenis-jenis pemindai tersebut, pemindai gambar adalah yang paling sering disebut sebagai pemindai.
Seperti halnya pada pemindai OMR, pemindai gambar juga dapat digunakan sebagai pemindai LJK. Agar hal tersebut dapat tercapai, dibutuhkan perangkat lunak dengan teknologi Digital Mark Reader (DMR).
Bila dikelompokkan berdasarkan cara memasukkan kertas, pemindai gambar terdiri atas 2 jenis, yaitu:

  1. Flatbed
    Pada pemindai gambar Flatbed, kertas diletakkan di atas kaca pemindai, kemudian lampu dan sensor pemindai akan bergerak menyusuri kertas tersebut untuk memperoleh gambarnya.
  2. Automatic Document Feeder (ADF)
    Pada pemindai gambar Automatic Document Feeder (ADF), kertas diletakkan pada baki/tray, lalu satu per satu kertas akan dimasukkan oleh bagian mekanik pemindai dengan adanya pad assy dan roller. Pada saat kertas bergerak di atas lampu pemindai, sensor pemindai bekerja untuk memperoleh gambar yang merepresentasikan kertas tersebut. Keunggulan pemindai Automatic Document Feeder (ADF) adalah:
    • kecepatannya tinggi, dapat mencapai > 10.000 lembar per jam
    • dapat membaca dua sisi kertas sekaligus pada saat yang bersamaan
    • dengan imprinter, pemindai dapat memberikan tanda pada lembaran yang telah dipindai
    • sangat tepat dipasangkan dengan perangkat lunak berteknologi Digital Mark Reader serta untuk pengarsipan dan manajemen dokumen


    * Cara kerja scanner – pengertian scanner, fungsi scanner serta cara menggunakan scanner. Scanner adalah Merupakan alat duplikat yang diperkecil menyerupai mesin fotocopy,tetapi memiliki perbedaan yaitu fotocopy hasilnya juga langsung bisa anda lihat pada secarik kertas yang keluar dari mesin, sedangakan scaner hasilnya ditampilkan pada monitor PC atau Laptop anda terlebih dahulu yang kemudian baru dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan picture. Selain bentuk dan ukurannya yang bermacam macam, sekarang scaner mengeluarkan produk baru, yang dikeluarkan oleh WizCom Technologies Inc. Scaner yang berukuran pena ini berkapasitas simpanan hingga 1.000 halaman text cetak yang kemudian mentransfernya kepada PC anda. Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink.   Data yang telah diambil dengan scanner itu, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII.

    Cara kerja Scanner :
    dimulai saat anda menekan tombol mouse untuk memulai scanning.
    1. Penekanan yang anda lakukan pada tombol mouse mengendalikan semua kecepatan mesin scaner anda. Mesin yang terletak pada mesin scaner anda mengarahkan dalam proses unting scanning yang sedang berlangsung. Kemudian proses pengiriman dilakukan oleh unit scanning ke tempat yang sesuai pada jalur  scanning. Untuk memulai proses scanning.
     2. Nyala lampu yang terlihat secara otomatis pada alat scan anda itu menandakan bahwa proses scanning sedang berlangsung saat itu.
  3. Ketika terlihat lampu scan yang menyala tadi sudah tidak aktif atau padam, artinya proses scanning yang berlangsung sudah selsai, dan hasilnya juga sudah langsung dapat anda lihat pada monitor PC anda.
  4. Apabila anda ingin merubah hasilnya anda bisa memakai software gratisan di internet seperti photoscape atau photoshop.

Scaner memiliki 2 perbedaan mendasar dalam hal memeriksa warna gambar.Tipe pertama dengan sekali melakukan scanning, scanner menyimpan seluruh warna yang terdeksi pada saat itu juga. Kemudian tipe kedua dengan tiga kali melakukan scanning untuk mengindeks beberapa warna.


Semoga artikel di atas mampu membantu anda yang ingin mengetahui tentang cara kerja scanner

* Menyimpan data hasil scanning :
  • Klik menu > save as
  • Maka akan muncul dialog box
  • Pilih lokasi yang diinginkan pada kotak Save In, tulis nama file yang diinginkan pada File Name
  • Pilih Format file sesuai pada bagian format
  • Klik Save
* Mencetak hasil scanning
  • Buka dokumen yang akan dicetak
  • Pilih file > print
  • Maka akan muncul dialog box ( Keterangan : Number of copies, untuk menentukan jumlah lembar yang akan dicetak ; Page range, untuk menentukan halaman yang akan dicetak)
  • Klik Properties, untuk mengubah kualitas pencetakan, ukuran kertas, orientasi pencetakan dan tipe pencetakn
  • Klik OK


MODUL 2

MELAKUKAN ENTRY DATA DENGAN OCR

OCR (Optical Character Recognition). Teknologi untuk mengubah image suatu dokumen hasil scan menjadi bentuk teks (misalnya ke dalam kode ASCII, yang dapat diedit dengan aplikasi pengolah kata.

* Langkah mensetting scanner dengan program OCR
  • Klik Start > Programs > Scansoft OmniPage Pro 11.0 > OmniPage Pro 11.0
  • Tempatkan dokumen yang akn di scan dengan posisi dokumen menghadap ke lensa dan diposisikan sudut kanan atas permukaan mesin scanner, pastikan bahwa mesin scanner dalam kondisi on
  • Klik menu Process -> Process setting
  • Hilangkan tanda cek (v) dari : Automatically Proofread in OCR
  • Klik OK

* Mengubah gambar hasil scan format jpg ke text word menggunakan software OCR gratis. Beberapa software OCR yang terkenal antara lain ABBYY FineReader, Omnipage Pro, Readiris and Presto OCR. Dari keempat software tersebut dari pengalaman saya yang memiliki kualitas konversi yang terbaik adalah ABBYY FineReader. Namun saya tidak akan membahas ke empat software tersebut, karena keempatnya adalah software komersial alias harus membeli jika ingin memakainya. Dalam bahasan kali ini saya akan mencoba membahas tentang software OmniPage SE (Special Edition). Software ini gratis anda dapatkan jika membeli Scanner Canon (bukan promosi yaaa), biasanya setiap membeli scanner maka akan mendapatkan software OCR di dalam CD Driver bawaan scanner yang dibeli. Sebagai gambaran buat teman-teman saya dulu membeli scanner Canon seri Canoscan 3000 ex (mungkin sekarang produknya diskontinyu). Saat ini sepertinya printer multifungsi (printer + scanner) printer yang dapat juga difungsikan jadi scanner lebih banyak beredar dibanding scanner biasa.


Untuk teman-teman yang terkadang punya makalah, buku atau majalah. Jika ingin mengetik atau membuat tulisan di word dengan mencuplik isi dari buku atau makalah tersebut, ada salah satu cara agar bisa lebih mudah mengkonversi tulisan di buku tersebut. yang harus anda lakukan adalah men-scan halaman buku tersebut, kemudian gunakan software OCR seperti Omnipage SE untuk mengkonversi atau mengubah hasil scan menjadi dokumen word yang bisa di edit.

Yang harus anda siapkan:
a. Scanner
b. Driver scanner (diinstal di komputer agar windows mengenali scanner)
c. Software OCR (misalnya: Omnipage SE) versi gratis dari Omnipage atau bonus bawaan scanner.

Prosedur mengubah hasil scan menjadi text yang bisa di edit di word :

1. Aktifkan scanner klik CanoScan Toolbox 4.1



2. Letakkan buku di atas scanner
Scan buku yang akan di konversi ke text (klik tombol Scan-1 atau Scan-2)



3. Atur image quality, (jika bukunya berisi teks atau gambar berwarna sebaiknya gunakan 300 dpi, jika bukunya hanya berisi teks/gambar hitam putih bisa pilih 150 dpi)
Klik tombol scan untuk memulai scan


4. Tunggu beberapa saat hingg selesai proses scanner, biasanya ada beberapa kotak dialog scanner seperti di bawah ini


5. Jika proses scanner sudah selesai akan muncul tampilan hasil scan di album photobase (program bawaan scanner)


6. Selanjutnya adalah proses mengkonversi atau mengubah gambar hasil scan menjadi text yang bisa diedit di word.

Catatan:
Jika anda tidak punya scanner anda bisa scan saja buku atau makalah ke tempat scan, kemudian minta file jpg dicopy ke flash disk anda. Selanjutnya dengan menggunakan software OCR untuk mengkonversi secara manual (di indowebster banyak yang sharing aplikasinya yang bisa anda download kemuadian instal di komputer anda)

Buka aplikasi Omnipage SE
Pilih manual OCR, pilih load file


7. Pilih file hasil scan, (anda bisa memilih banyak file sekaligus)
Pilih Open

8. Pada bagian Perform OCR, pilih Automatic


9. Setelah dikonversi ke dalam bentuk teks dokumen, pilih save as file

10. Anda bisa membuka file hasil konversi tersebut di word untuk mengedit teks, karena biasanya ada beberapa bagian teks yang tidak benar, tergantung pada kualitas warna buku yang anda scan, biasanya jika buku atau makalah yang telah beberapa kali di copy dan teksnya buram, maka hasilnya kurang baik. Jika buku yang belum pernah dikopi biasanya hasilnya bagus.

Driver download : http://support-sg.canon-asia.com
 

Catatan:
Selain Software OCR Omnipage SE , di internet saya menemukan software OCR gratis, namun belum pernah saya coba. Jika berminat mencobanya bisa download menggunakan lik berikut:

http://www.softpedia.com/progDownload/FreeOCR-Download-79759.html



Untuk mencari software OCR yang lain bisa menggunakan tools berikut google custom search (menggunakan keyword Omnipage).


 

MODUL 3

MENGOPERASIKAN PC DALAM JARINGAN

 * Jaringan Komputer adalah kumpulan beberapa komputer, printer dan atau peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan.
Printer atau periferal yangterhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.

* Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan jarak dibagi menjadi empat jenis, yaitu :
  • LAN (Local Area Network),  adalan sebuah jaringan kerja yang terdiri dari sejumlah komputer dan piranti peripheral yang saling tersambung untuk bertukari data, informasi dan penggunaan peralatan yang dibangun pada sebuah lokasi seperti di rumah ataupun gedung perkantoran yang mempunyai skala geograpis terbatas.
  • MAN (Metropolitan Area Network), adalah network dalam skala suatu kota, dapat mencxakup kantor-kantor prusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan ubtuk keperluan pribadi (swasta) atau umum.
  • WAN (Wide Area Network), adalah jaringan komputer yang mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua.
  • Internet (Interconnecting Networking),  yang mempunyai arti hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio, link, satelit, dan lain-lain.
* Peralatan jaringan komputer
  • Server
  • Workstation
  • Network Card
  • Switch Hub 10/100 mbps dan access point
  • Kabel UTP
  • Soket RJ-45
* Mencek koneksi PC pada jaringan komputer
  1. Untuk melihet IP address sebuah PC dalam jaringan :
  • Klik Start > Run
  • Ketik CMD (utk Win XP) atau command (utk Win 98)
  • Klik OK 
  • ketik pada C prompt : ipconfig/all
  • Tekan Enter
Nb : jika untuk men-cek ketersambungan PC dalam jaringan, pada C prompt ketik : ping 192.168.20.29 (contoh) .
 
* Searching komputer dalam jaringan
  • Klik Start > Search
  • Klik  A computer on the network
  • Pilih  A computer on the network
  • Ketik nama komputer yang akan dicari, lalu klik search
* Pengertian device sharing dan manfaat
Device Sharing adalah suatu metode yang memanfaatkan peraltan pada suatu komputer oleh komputer lain.
Manfaat dari device sharing :
  • Memungkinkan satu peralatan (device) untuk digunakan oleh beberapa penggu na dalam sebuah network.
  • Memudahkan sseorang yang berada di sebuah kantor atau instansi yang mempunyai device untuk menggunakan suatu peralatan tanpa harus mencopot dari komputer satu dan memasang pada komputer lin.
  • Menghemat waktu dan biaya. 
Langkah mensharing sebuah folder, drive/harddisk, CD dan Floppy :
  • Klik kanan pada Start > Explore
  • Klik kanan pada Folder yang akan di shared > pilih Sharing and Security
  • Klik
  • Pada check box pilih : share this folder on the network
  • Klik OK
Men setting shared printer dan instalasi driver printer
- Shared printer
  • Klik Start > Contrl Panel > Doble klik Printers & Faxes
  • Klik kanan pada Printer yang akan di share, pilih Sharing
  • Klik Radio Button : Share this printer
  • Klik OK atau Enter
  • Printer yang disharing akan ditandai dengan telapak tangan.
- Instalasi driver printer
  • Klik Start > Control Panel > doble klik Printers & Faxes
  • Klik Add printer
  • Klik Next
  • Pilih Radio Button : A Network Printer, or a printr ...
  • Klik Next
  • Klik Radio Button : Browse for a printer
  • Klik Next
  • Gunakan scroll bar untuk memilih printer yang berada di dalam jaringan.
 

THE END

SEKIAN DAN TERIMAKASIH

^_^